Saturday, June 30, 2012

SIKLUS FINAL 6 TAHUNAN GLI AZZURI ITALIA



 
Italia berhasil mengalahkan Jerman di semifinal Euro 2012 dengan skor 2-1. Ini mengukuhkan siklus 6 tahunan Italia di 2 turnamen besar Piala Dunia dan Euro sejak Piala Dunia USA ’94, Euro 2000, Piala Dunia 2006 dan sekarang di Euro 2012.
Di tahun 1994, Italia gagal di final setelah dikalahkan Brazil lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 0-0 sampai babak extra time. Italia lebih banyak menjaga wilayah pertahanan. Franco Baresi bersama seluruh pemain, termasuk Alberigo Evani, Demetrio Albertini, Luigi Appolini, Dino Baggio, dan lain-lain berjibaku di daerah sendiri. Hanya Roberto Baggio yang lebih banyak berlari-lari di depan.
Meski menguasai lapangan, Brasil pun tak terlihat dominan. Cafu, Branco, Dunga, Rai, Mazinho, dan Romaria Faria tampak  sulit membongkar pertahanan Italia. Hasil 0-0 tak terelakkan hingga perpanjangan waktu. Terjadilah adu penalti pertama dalam final Piala Dunia.
Timnas Italia di Piala Dunia 1994
Brasil unggul 3-2 dan meneruskan tradisi sebagai peraih gelar juara terbanyak. Ini merupakan kali keempat Brasil merebut juara dunia sepak bola.
 6 Tahun kemudian Italia juga tampil di final Euro 2000 di Belanda Belgia. Italia hampir saja meraih gelar juara, tetapi genggaman itu lepas berkat gol menit terakhir Prancis. Pada babak perpanjangan waktu, Prancis berhasil menang dramatis sehingga merebut gelar Euro untuk kali kedua sepanjang sejarah.

Roger Lemerre dan Dino Zoff mengubah susunan tim inti mereka untuk final. Youri Djorkaeff dan Christophe Dugarry dipasang sejak awal, sementara Marco Delvecchio mengisi posisi Filippo Inzaghi.

Menit 55, Italia memimpin setelah umpan silang Gianluca Pessotto disambar Delvecchio dari sudut sempit. Alessandro del Piero hampir menambah keunggulan beberapa menit kemudian, sementara Toldo berhasil membendung setiap gempuran Prancis.

Lemerre kemudian memasukkan David Trezeguet untuk menambah daya gedor Prancis. Saat Italia sudah bersiap merayakan kemenangan di pinggir lapangan, Sylvain Wiltord membuyarkan keunggulan dengan hitungan detik sebelum waktu normal berakhir.

Memasuki perpanjangan waktu, perjuangan Prancis membuahkan hasil pada menit ke-103. Umpan silang Robert Pires dituntaskan tendangan keras Trezeguet untuk menghasilkan gol emas yang membuahkan gelar juara bagi Les Bleus.
Jika pada kesempatan sebelumnya Italia gagal dan hanya menjadi Runner-up, 6 Tahun kemudian Italia tidak menyia-nyiakan kesempatan menjadi Juara ketika di final Piala Dunia 2006 menjadi juara Pertarungan final berjalan menegangkan dan penuh intrik. Pemain Italia berlaga tanpa kompromi. Ini ternyata berakibat fatal. Permainan keras pemain Italia berbuah penalti untuk Prancis di menit ke-7. Dengan tenang Zinedine Zidane mengeksekusi dan menghasilkan gol 1-0.

Skor tak bertahan lama. Tendangan penjuru Andrea Pirlo mampu ditanduk pemain belakang Marco Materazzi tanpa mampu ditahan kiper Fabien Barthez (Prancis) 1-1. Angka ini bertahan sehingga diadakan perpanjangan 2x15 menit.

Menjelang akhir perpanjangan, terjadilah insiden yang akan terus dikenang dunia. Tiba-tiba Zidane, yang terkenal santun di lapangan, menanduk dada Materazzi meski saat itu tak ada perebutan bola. Pemain Italia ini pun langnsung menggeletak. Tanpa ampun, wasit mengeluarkan kartu merah untuk Zidane. trophy Piala Dunia 2006 untuk Italia
Italia Juara Dunia 2006
Beberapa pekan setelah kejadian aneh itu, barulah terungkap penyebab tandukan itu. Itu pun disampaikan oleh kalangan yang ahli membaca gerak bibir karena Zidane tetap tak mau menyebutkan, provokasi apa yang dikatakan oleh Materazzi. Rupanya Zidane tersinggung atas provokasi Materazzi yang mengucapkan, bahwa adik perempuan Zidane adalah anak pelacur dan Zidane merupakan keturunan teroris.

Italia memenangkan laga final yang mencekam ini melalui adu penalti. Lima pemainnya sukses menyarangkan bola: Pirlo, Materazzi, Del Piero, De Rossi, dan Fabio Grosso. Di kubu Prancis, hanya tiga pemain yang berhasil: Sylvain Wiltord, Eric Abidal, dan Willy Sagnol. David Trezeguet gagal menjalankan tugas. Skor akhir penalti 5-3 dan Italia meraih gelar keempat kali.

 Entah kebetulan atau tidak, 6 tahun setelah Italia meraih Piala Dunia 2006, Italia kembali masuk ke final Euro 2012 Polandia-Ukraina setelah mengalahkan Jerman 2-1 di semifinal. 2 gol kemenangan Italia di cetak oleh Mario Balotelli. Sedangkan 1 gol Jerman di cetak Mesut Ozil lewat titik putih di menit-menit akhir. Di Final yang akan di gelar hari minggu 1 Juli 2012, Italia akan menghadapi Spanyol. Mampukah Italia keluar sebagai juara setelah 12 Tahun yang lalu Italia hanya menjadi Runner-up? Dengan catatan, Italia menjadi Juara Dunia 2006 setelah 12 tahun sebelumnya di 1994 Italia hanya menjadi Runner-up

No comments:

Post a Comment