Showing posts with label AREMANIA. Show all posts
Showing posts with label AREMANIA. Show all posts

Friday, November 30, 2012

Kangen Arema ( 17 Oktober 2010 )

Assalamu'alaikum.wr.wb.
Salam Satu Jiwa AREMA untuk saudara-saudara di mana pun berada...
Kangen, Rindu adalah suatu ekspresi manusiawi yang ada dalam benak setiap manusia.
Begitu juga dengan kami, darah AREMA yang mengalir dalam setiap pembuluh kami seakan semakin tinggi tekanan dan aliranya begitu mendengar kata AREMA.
Membuat Rasa ingin bertemu dan rasa ingin Bergabung dengan Aremania yang lain terasa begitu besar karena kami jauh.
Rasa Rindu kami yang besar itu mengalahkan waktu dan materi yang kami miliki hanya untuk bertemu dan bergabung Dengan saudara-saudara Aremania yang lain.
untuk turut bernyanyi, bergoyang Dan berteriak " Kamu Harus Menang " kepada para pahlawan AREMA.
Bagi Aremania yang ada di Malang dan sekitarnya mungkin suatu hal yang lumrah dan biasa jika setiap Arema bertanding pada laga Home hadir di Stadion Kanjuruhan. Begitu juga dengan kami dulu saat masih tinggal di Pulau Jawa.

Tapi bagi kami yang berada di kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Hal tersebuat adalah sebuah Tantangan yang besar dan penuh resiko.
Tantangan itu diantaranya :
1. Menabung agar dapat membeli Tiket Pesawat PP dari Kupang-surabaya-Kupang dengan Resiko habis Gaji sebulan ( siap-siap nakam nebeng,hehe )
2. Menyiapkan mental dan fisik untuk menghadapi Atasan saat di panggil keruanganya untuk memberikan keterangan kenapa kami Bolos kerja.
3.  Bagi yang Pacarnya masih di Malang seperti saya, siap-siap berantem karena pulang ke Malang bukan untuk dia tapi untuk AREMA ( kisah Nyata,hehe )


Merupakan suatu kebanggaan jika kami yang jauh dari Hiruk pikuk kota Malang dapat menampilkan Foto-foto kegiatan kami Aremania Kupang NTT selama tahun 2010 ini. Terimakasih kepada Ongisnade.net web andalan kami yang selalu memberikan kami sajian berita terbaru tentang AREMA dan AREMANIA.
Terimakasih kepada AREMA INDONESIA atas prestasinya yang membuat kami bangga selalu menggunakan kaos dan atribut AREMA stiap hari di kota Kupang. Terimakasih kepada AREMANIA se-Malang Raya, Batavia, Senayan, Borneo, Dewata, Parahiyangan dan Seluruh AREMANIA se-Indonesia dan Dunia karena telah menjadi inspirasi kami dalam berkarya dan berkreasi membawa nama AREMA di sini. Wassalam ..... Rudycool Aremania




Friday, October 12, 2012

Kamus Bahasa Malangan

Sinau Osob Kiwalan yo Ker...sore iki awalan 'A' disik nawak,
sumonggo lek ono henam, langsung di hambat ae yo...Nowus

"A"

A – partikel untuk kata tanya contoh ‘iyo a?’ (apa iya?), ‘mrono a?’ (kesana?) dst
Adapes – sepeda
Adapes rotom – sepeda motor
Amalatok - Kotalama
Ambek – dengan, dan

Amilsaleb - Limabelas
Amrin – pacar, kekasih
Analec - celana
Anyup -Punya
Aramaut - Mertua
Aranjep - penjara
Arema – Arek Malang
Arodam,Arudam - Madura
Asaib – biasa
Asrob – minum
Arodes - saudara, sedulur
Atrakaj - Jakarta, kadang jadi Arakatak
Atret – mundur
Aud - dua
Ayabarus –Surabaya
Ayas – saya
Ayem - melempem

B

Bes – kependekan ‘ebes’

C
Cik – ungkapan ‘betapa’ atau penyangatan spt ‘cik gedhene’ (besar banget)
Cikno - biarkan

D
Dewor - Wedok, Wanita, Perempuan
Dhulin - main

E
Ebes – bapak, panggilan hormat tidak formal
Ebes kanal, ebes nganal – bapak
Ebes kodew – ibu
Edeg -gede, besar
Embong - jalan
Ewed – sendiri
Ewedan - sendirian
Ewul - Luwe

G
Gak – tidak
Gak main – tidak becus, tidak beres
Genaro – orang
Genok – tidak ada

H
Halak - kalah
Haliuk - kuliah
Halokes – sekolah
Hamur - rumah
Helob – boleh
Helos - Soleh, Sohel
Hewod – Doweh, bibir tebal
Holopes – sepuluh
Hulupes – sepuluh
 
 
I
Ibar – kawin, nikah
Idrek – pekerjaan
Iko – itu (jarak jauh)
Imbelak -Kelambi
Ipok - Kopi, ngipok - ngopi
Itor - roti
Itreng – mengerti, paham

J
Jancik – makian halus
Janc*k – makian kasar
Jès – guys, coy

K
Kaceb - becak
Kadit – tidak
Kampes – celana dalam
Kana – anak
Kanyab – banyak
Kanyab tulum – banyak omong
Keat – tahi, makian
Kelab -Balik
Kendep - Pendek
Kendho - bodoh
Kèr – guys, coy
Kèra – (arek) orang
Kètam - mati
Kèwut - tua
Kipa - baik
Kitip -Pitik, Ayam
Kiwal – balik
Kiwalan – walikan, terbalik
Kodew – perempuan
Koen – kamu
Koleng - mabuk
Komes -Semok
Kopit - Cipok, cium
Kotrik - Perempuan, wanita
Koyes – menipu
Kubam - mabuk
Kubas - Sabuk
Kumang-kumang -Ngamuk
Kunam – burung, alat kelamin laki-laki
 
 
L
Ladub - budal, berangkat
Landas – sandal
Lancap -Pancal
Latab - batal
Lawet - Jual
Lecep - pecel
Ledom -model
Libom – mobil
Licek - kecil
Likis - kaki
Lodob -dobol
Lubak - cabul
Lukup -Pukul
Lundug- Gundul

M

Main – becus, bermain
Menclek - gila
Mengong – gila, bloon

N
Nahelop - Polehan (Nama daerah di malang)
Nakam – makan
Nates - Setan
Nawak – kawan
Nawak ewed – kawan sendiri
Nayamul - lumayan
Neam -maen, kadit neam- gak maen
Nenjap -Panjen
Nendes Kombet - Senden tembok, kata-kata favorite admin
Ngalam – Malang
Ngalup - pulang
Nganal – laki-laki
Nganem - menang
Ngarames – Semarang
Ngayambes – sembahyang, sholat
Ngentit - mencuri
Ngesop - Pusing
Ngetem - hamil
Ngingub – bingung
Ngohop -Pohong
Ngokob - Bokong
Ngonceb – banci, bencong, waria
Niwak -Kawin
Nolab - pelacur
Nolej -kelon (tidur bareng)
Nolo - londho
Nukud -nukun
Nyelang - meminjam
 

O
Oges – nasi
Ojir – uang
Ojob – suami/istri, pacar
Ojrit – iya
Oker - rokok
Omil - lima
Onit – Cina
Orip – berapa
Onggot -Tonggo
Ongisiras - Singosari
Onosogrem - Mergosono (Salah satu daerah di Malang)
Oskab - bakso
Osob – bahasa
Osob kiwalan – bahasa terbalik
Osi – bisa
Otos - soto
Otrahum - Muharto
Owik - Kiwo, pukul
Oyi - iya
Oyonid - Dinoyo

P
Plembungan - balon

R
Raijo – uang
Rekem - meker (mikir)
Repus -Sepur
Rudit - tidur

Wednesday, October 10, 2012

Kangen Arema (Aremania Kupang, NTT)

copas dari Aremania NTB

Dikirim oleh Rudycool Aremania
Assalamu’alaikum.wr.wb. Salam Satu Jiwa AREMA untuk saudara-saudara di mana pun berada… Kangen, Rindu adalah suatu ekspresi manusiawi yang ada dalam benak setiap manusia. Begitu juga dengan kami, darah AREMA yang mengalir dalam setiap pembuluh kami seakan semakin tinggi tekanan dan aliranya begitu mendengar kata AREMA.

Membuat Rasa ingin bertemu dan rasa ingin Bergabung dengan Aremania yang lain terasa begitu besar karena kami jauh. Rasa Rindu kami yang besar itu mengalahkan waktu dan materi yang kami miliki hanya untuk bertemu dan bergabung Dengan saudara-saudara Aremania yang lain untuk turut bernyanyi, bergoyang Dan berteriak ” Kamu Harus Menang ” kepada para pahlawan AREMA.
Bagi Aremania yang ada di Malang dan sekitarnya mungkin suatu hal yang lumrah dan biasa jika setiap Arema bertanding pada laga Home hadir di Stadion Kanjuruhan. Begitu juga dengan kami dulu saat masih tinggal di Pulau Jawa.
Tapi bagi kami yang berada di kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Hal tersebuat adalah sebuah Tantangan yang besar dan penuh resiko.
Tantangan itu diantaranya :
1. Menabung agar dapat membeli Tiket Pesawat PP dari Kupang-surabaya-Kupang dengan Resiko habis Gaji sebulan ( siap-siap nakam nebeng,hehe )
2. Menyiapkan mental dan fisik untuk menghadapi Atasan saat di panggil keruanganya untuk memberikan keterangan kenapa kami Bolos kerja.
3. Bagi yang Pacarnya masih di Malang seperti saya, siap-siap berantem karena pulang ke Malang bukan untuk dia tapi untuk AREMA ( kisah Nyata,hehe )
Merupakan suatu kebanggaan jika kami yang jauh dari Hiruk pikuk kota Malang dapat menampilkan Foto-foto kegiatan kami Aremania Kupang NTT selama tahun 2010 ini. Terimakasih kepada Ongisnade.net web andalan kami yang selalu memberikan kami sajian berita terbaru tentang AREMA dan AREMANIA.

LAMBANG AREMA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR


Terimakasih kepada AREMA INDONESIA atas prestasinya yang membuat kami bangga selalu menggunakan kaos dan atribut AREMA stiap hari di kota Kupang.
Terimakasih kepada AREMANIA se-Malang Raya, Batavia, Senayan, Borneo, Dewata, Parahiyangan dan Seluruh AREMANIA se-Indonesia dan Dunia karena telah menjadi inspirasi kami dalam berkarya dan berkreasi membawa nama AREMA di sini.

WAJAH SIAPAKAH LAMBANG BONEK ITU?


 Beberapa waktu lalu ada nawak ayas yang mengirimkan sebuah informasi tentang Pahlawan Indonesia. Jika umak bilang biasa aja tunggu dulu, pasalnya sosok Pahlawan ini berasal dari Malang dan bahkan menjadi Logo 2 klub kebanggaan LA Mania dan Bonek. Siapa orang itu?? dialah kadet Suwoko. Sosok pahlawan yang sangat mengagumkan.. berikut ini petikan dari Jawapos Radar Bojonegoro bulan agustus tahun lalu
Patung Kadet Soewoko Inspirasi Logo Bonekmania dan LA Mania

Salah satu pahlawan kemerdekaan yang cukup dikenal di Lamongan yakni Kadet Soewoko. Dia dikenal dengan kisah perjuangannya yang sangat heroik ketika menghadapi agresi Belanda ke-II pada 1949.

Soewoko sebenarnya bukan asli Lamongan, tetapi kelahiran Desa Lumbangsari Kecamatan Krebet Malang pada 1928. Setelah lulus sekolah kadet di Malang, dia kemudian ditugaskan menjadi komandan regu I seksi I kompi I pasukan tamtama Kdm (Kodim) Lamongan.


Dia meninggal pada 9 Maret 1949 dalam suatu pertempuran yang sengit melawan tentara Belanda di wilayah Desa Gumantuk Kecamatan Sekaran. Berarti dia meninggal pada usia yang baru 21 tahun dan belum menikah.

Berdasarkan catatan sejarah Kodim 0812 Lamongan, kisah nyata yang heroik perjuangan Kadet Soewoko tersebut terjadi pada hari Minggu, 9 Maret 1949 menjelang siang. Ketika sedang beristirahat di sebuah langgar di Desa/Kecamatan Laren, regu Kadet Soewoko mendapat laporan penduduk kalau ada truk tentara Belanda yang terperosok di parit wilayah Desa Parengan (dulu masuk Kecamatan Sekaran, sekarang masuk Kecamatan Maduran). Truk tersebut mengangkut 12 serdadu Belanda.

Saat itu anggota regu Soewoko berjumlah delapan orang, namun hanya memiliki 7 senjata api peninggalan Jepang. Mereka kemudian sepakat akan menyerang tentara Belanda tersebut. Satu anggotanya bernama Soemarto ditinggal karena jumlah senjata hanya tujuh.

Regu Soewoko kemudian naik perahu dan menyusuri tangkis Bengawan Solo sebelah utara menuju lokasi serdadu Belanda yang kemudian diketahui dari pasukan gajah merah. Para Belanda tersebut melepas bajunya dan hanya memakai halsduk (kacu leher) warna merah.

Regu Soewoko kemudian merayap melewati kebun bengkowang mendekati lokasi Belanda yang berada di tempat terbuka di tengah sawah tersebut. Mereka sepakat akan menyerang dengan tembakan salvo kalau sudah sampai jarak tembak yang tepat.

Begitu mendekati sasaran tembak, tiba-tiba datang truk power wagon berisi penuh serdadu Belanda untuk membantu truk yang terperosok parit itu. Sehingga kekuatan Belanda menjadi berlipat sekitar 37 orang.

Meski kekuatan lawan berlipat, ternyata regu Soewoko tidak nyiut nyalinya. Mereka tetap melakukan serangan gencar. Beberapa serdadu Belanda langsung terjungkal ditembak regu Soewoko.

Serdadu Belanda panik dan melakukan perlawanan memakai senjata yang lebih lengkap dan modern. Regu Soewoko menjadi terdesak. Mereka kemudian berencana mundur. Tetapi upaya tersebut tidak bisa dilakukan, karena diam-diam sebagian serdadu Belanda melakukan taktik penghadangan dengan bergerak memutar ke belakang regu Soewoko. Merasa terkepung, Soewoko memutuskan menerobos kepungan musuh meuju Desa Gumantuk Kecamatan Sekaran.

Dua orang anggota regu berhasil menerobos kepungan musuh, satu orang pura-pura mati dan nahas bagi Soewoko yang tertembak kedua bahunya dan tergeletak tidak mampu melakukan perlawanan.

Beberapa serdadu Belanda kemudian mendekati dan menanyakan namanya dengan bentakan. Soewoko pada saat itu mengaku bernama Soewignyo. Dia kemudian diajak ikut ke pos Belanda di Sukodadi tetapi tidak mau. Dia bahkan berkata ''Saya tidak mau menyerah, bunuh saya..!. Serdadu Belanda marah, kemudian menusuk dada kiri Soewoko dan ditembak pipinya sehingga langsung gugur. Dia bersama tiga anggota regunya yang lain yang gugur dalam pertempuran itu langsung dimakamkan oleh warga setempat di desa itu tanpa dimandikan karena dinilai mati syahid. Adegan heroik itu disaksikan anggota regunya yang pura-pura meninggal. Jenazah Kadet Soewoko bersama tiga temannya tersebut kemudian dipindah ke taman makam pahlawan Kusuma Bangsa Lamongan.

Kisah heroik Kadet Soewoko tersebut kemudian diabadikan dengan dibangunnya patung Kadet Soewoko pada 1975 dan kata-katanya terakhir juga dipahatkan di patung tersebut. Patung itu terletak di pintu masuk Kota Lamongan sebelah timur. Salah satu jalan protokol di Kota Lamongan juga diberi nama Jalan Soewoko. ''Empat anggota regu Kadet Soewoko yang yang masih hidup, kemudian bertugas ke luar Lamongan, ada yang di Bandung, Jakarta, dan Malang,'' kata Pasi Teritorial Kodim 0812 Lamongan, Kapten Arh GN Putu Ardana.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXtgwQEU3AeWvwE8LC6rXgmX3MKjfo8HMb1l9y8X7Ni0tt7nBGHlkmHnpUa7jfHauiq6TKeZ4DQCKyX9oCU3kWf1nN-4TBuHIEfvWmjdqfsJqOQ5bbpQjaIfi6Byin6I_ePY7Ie1PKlxc/s400/1.jpg

Wajah Kadet Soewoko ternyata kemudian juga menjadi inspirasi logo group suporter Bonekmania Persebaya Surabaya dan LA Mania Persela Lamongan. Kalau Bonekmania memakai ikat kepala, sedangkan untuk LA Mania memakai blangkon. ''Logo Bonekmania dan LA Mania tersebut dibuat oleh warga Lamongan bernama Ridwan, warga keset dekat patung Kadet Soewoko. Gambarnya sebagai pemenang dalam lomba pembuatan logo bonekmania yang digelar Jawa Pos sekitar 1986, begitu pula dengan LA Mania. Dia membuat gambar logo tersebut memakai inspirasi wajah patung Kadet Soewoko tersebut,'' ungkap ketua LA Mania, Ainy Hidayat.

Dayat menambahkan, dulu setiap tahun digelar napak tilas Jadet Soewoko setiap menjelang 17 Agustus, tetapi sayang, sejak 1992 kegiatan tersebut tidak pernah digelar lagi. (feb)
So masih pantaskah bonek terus menerus mencela leluhurnya!!!!!

Wednesday, February 15, 2012

TERIMAKASIH ESTEBAN





Jelang akan bertanding melawan Persema Malang, Arema Indonesia yang kini masih dilanda konflik internal harus rela ditinggal salah satu pemain asingnya asal Uruguay, yakni Esteban Guillen. Ia resmi mundur dari Arema dengan alasan akan balik ke kampung halamannya di Uruguay.
Pemain dengan nomor punggung 17 itu resmi memundurkan diri dari Arema yang kini di bawah pengelolaan PT Ancora, pada Rabu (15/2/2012). "Secara resmi, Esteban telah kita kabulkan permohonan pengundurannya. Esteban satu-satunya pemain yang mengklarifikasi pengajuan pengunduran diri dengan datang ke kantor Sekretariat Arema di Jalan Jakarta 48, Kota Malang," jelas Media Officer Arema Indonesia, Noor Ramadhan, kepada Kompas.com, Rabu (15/2/2012).
Pengunduran diri pemain kelahiran Uruguay, 20 Juni 1980 itu, sangat dihargai oleh Manajemen Arema. Alasan yang disampaikan Esteban kepada manajemen, kata Nunun, panggilan akrab Noor Ramadhan, akan balik ke negaranya, Uruguay.
"Dari 8 pemain yang mengajukan pengunduran diri ke manajemen, sampai saat ini baru Esteban yang resmi kita kabulkan permintaannya. Sementara, 7 pemain lainnya, sampai saat ini masih sah berstatus sebagai pemain Arema," katanya.
Manajemen Arema, aku Nunun, memberi kompensasi kepada pemain bernama lengkap Esteban Javier Guillen Tejera itu, sesuai dengan kesepakatan antara manajemen dengan Esteban. "Kita sangat menghargai sikap Esteban sebagai seorang profesional. Kita ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada dia, atas pengabdiannya kepada Arema selama ini," katanya.
Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan di tim berjuluk "Singo Edan" itu pernah membawa Arema juara di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2009-2010 lalu. Bahkan, musim kompetisi 2010-2011, ia juga setia bersama Arema hingga berhasil membawa tim kebanggaan Aremania itu meraih posisi runner-up.
Esteban terakhir memperkuat bermain di klub berlogo kepala singa itu, saat melawan Persiba Bantul, di Stadion Gajayana, Kota Malang. Kompas.com mencoba menghubungi Esteban melalui ponselnya untuk mengklarifikasi soal alasan mundur dari Arema, tetapi sedang tidak aktif.

Monday, February 6, 2012

AREMA IPL VS AREMA ISL

 Saya rasa, Anda semua menontonnya. Baik di stadion atau di TV bersama Teman, Anak2, Ibu2, Kakek2 dan Nenek2.
Terlihat sekali bagaimana Legimin Raharjo dan Hendro Siswanto bermain seperti orang yang menderita depresi berat. Belum lagi tekanan yang diberikan (memang sudah seharusnya) oleh AREMANIA, membuat mereka mudah tersulut emosinya. Padahal..., yang biasa memancing emosi lawan dlm tiap pertandingan itu adalah AREMA, bukan malah kami yang tersulut...
Arema IPL, bertarung tanpa semangat juang

Terus terang..., mereka seperti bukan mereka...
Menarik mundur peran Esteban, dan Ridhuan berakibat kemposnya lini tengah dan sayap, karena TA.Musafri pun harus berjibaku ditempat yang salah. Wrong man in the wrong place.
Jaya Teguh bermain bak orang kesurupan disetiap saat menerima bola, entah kemana ia harus membawa bola, seakan-akan yang ia tunjukkan adalah dia harus seperti Noh Alamshah.
Apakah management sengaja melakukan ini semua.. Apakah ini yang management inginkan..apakah ini yang namanya Profesional?
Di lihat secara visual antara Arema ISL dengan Arema IPL nampak jelas mana tim yang bermain dengan semangat yang tinggi dengan Tim yang bertanding tanpa tujuan.
SALAM SATU JIWA! A R E M A!

Arema ISL, mulai menunjukan trend positif


tak ada lagi tawa seperti ini di Tim Arema IPL

THIS IS AREMA lebih "RISE TO FIGHT" hehehe salut buat kalian!!!!

Thursday, January 26, 2012

mengenal Dejan Antonic


Dejan Antonić
Dejan Antonic
Informasi pribadi
Nama lengkap Dejan Antonić
Tanggal lahir 22 Januari 1969 (umur 43)
Tempat lahir Belgrade, Yugoslavia (sekarang berganti nama Serbia)
Posisi bermain Gelandang
Informasi klub
Klub saat ini Tim Nasional Hong Kong (pelatih kepala)
TSW Pegasus FC
(Manajer Tim & Direktur di Bidang Perkembangan Pemain Muda)
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1984 - 1991
1991 - 1992
1992 - 1994
1994 - 1995
1995 - 1996
1996 - 1997
1997 - 2000
Red Star FC
Napredak FC Yugoslavia
Beveren FC Belgium
Obilić FC Yugoslavia
Persebaya FC Indonesia
Persita FC Indonesia
Instant-Dict FC Hong Kong
Hong Kong Rangers FC
Sun Hei FC Hong Kong


 ? (20)

Tim nasional
1987 Yugoslavia U-21

Kepelatihan
2005 - 2007
2008 - sekarang
Kitchee FC
Tim Nasional Hong Kong (pelatih kepala)
TSW Pegasus FC
(Manajer Tim & Direktur di Bidang Perkembangan Pemain Muda)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik .
Dejan Antonić , (Kanton: 狄恩), (Sirilik: Дејан Антонић) di Hong Kong terkenal dengan panggilan "dek yan", adalah mantan pemain sepak bola yang pernah melatih klub sepak bola profesional yang cukup terkenal di Hong Kong, Kitchee FC (Mandarin: 傑志體育會) selama musim kompetisi tahun 2005 - 2007 dan yang sekarang menjabat sebagai Manajer Tim sekaligus merangkap Direktur di Bidang Perkembangan Pemain Muda dari sebuah klub sepak bola pendatang baru, TSW Pegasus. Dejan Antonic berkebangsaan Serbia dan lahir di kota Belgrade, Yugoslavia (yang sekarang berganti nama Serbia).
Dejan saat ini juga menjabat sebagai pelatih kepala Tim Nasional Hong Kong sebagai persiapan untuk menghadapi Babak Kualifikasi AFC Asian Cup 2011.

Daftar isi

[sunting] Awal Karier

Dejan Antonic juara bersama tim Youth FIFA World Cup Champion 1987, Chile
Dejan memulai karier bermain sepak bola di klub lokal terbesar di Serbia Red Star Belgrade.
Pada tahun 1987 Dejan Antonic dipanggil untuk bergabung di skuad Tim Nasional Yugoslavia. Yugoslavia memenangkan titel paling bergengsi di dunia sepak bola untuk pertama kalinya pada pertandingan final melawan tim nasional Jerman Timur melalui adu penalti. Dan mereka dikenang sebagai "generasi emas" Yugoslavia (Golden Generation). Rekan-rekan tim Dejan pada saat itu antara lain: Robert Jarni, Igor Stimac, Zvonimir Boban, Robert Prosinecki, Predrag Mijatovic dan Davor Suker. Setelah itu Dejan Antonic bergabung dengan Red Star Belgrade. Dan pada tahun 1995, Dejan meninggalkan benua Eropa dan mencoba meniti karier di benua Asia dan bergabung dengan Persebaya Surabaya di Indonesia.

[sunting] Karier di Indonesia

Pada tahun 1996 Dejan bergabung dengan salah satu klub raksasa di Indonesia yang berdomisili di Surabaya, Persebaya Surabaya bersama dua rekan pemain asing lainnya, dan mereka merupakan pemain asing pertama yang bermain untuk Persebaya Surabaya. Selain Persebaya Surabaya, Dejan juga pernah bergabung dengan klub-klub sepabola lainnya, antara lain: Persema Malang, Persita Tangerang dan Deltras Sidoarjo.
Dejan sempat mengantarkan Persebaya Surabaya juara Divisi Satu dan sekaligus mengantar Persebaya Surabaya kembali masuk ke Divisi Utama Liga Indonesia.

[sunting] Karier di Hong Kong

[sunting] Sebagai Pemain

[sunting] Periode Instant-Dict

Pada tahun 1998 - 1999, Dejan Antonic bergabung dengan tim Divisi Utama Hong Kong, Instant-Dict FC. Debut pertamanya adalah pertandingan semi-final melawan South China FC di FA Cup Hong Kong dan memenangkan pertandingan di babak final. Dejan selalu dipanggil untuk bergabung dengan Hong Kong Seleksi untuk bertanding di turnamen bergengsi Carlsberg Cup dan juga dipercaya untuk mejabat sebagai kapten Hong Kong Seleksi. Dejan mencetak gol dalam adu penalti pada pertandingan Carlsberg Cup melawan tim nasional Uruguay U-21. Dejan bermain gemilang pada musim itu dan berhasil meraih penghargaan The Most Fair Player dan beberapa kali dinominasikan sebagai 11 pemain terbaik dalam Hong Kong Footballer Awards. Pada tahun 2000 - 2001, Dejan membantu Instant-Dict FC memenangkan FA Cup Hong Kong.

[sunting] Periode Sun Hei

Pada awal tahun 2000, Dejan bergabung dengan Sun Hei FC dan menyabet tiga piala sekaligus, Senior Shield Cup Hong Kong, FA Cup Hong Kong and Copa Liga Hong Kong.

[sunting] Sebagai Pelatih

Dejan Antonic, pelatih Hong Kong National Team dalam rangka persiapan 2011 Asian Cup Qualification
Dejan Antonic, bersama Kitchee FC merayakan kemenangan pada League Cup Champion 2006-2007, Hong Kong
Pemegang Lisensi UEFA "A" ini, ditunjuk oleh salah satu klub sepak bola terbesar di Hong Kong, Kitchee FC sebagai pelatih kepala dan berhasil menyabet tiga piala sekaligus pada dua tahun pertamanya menjabat sebagai pelatih, yakni: Copa Liga Hong Kong 2005 dan Senior Shield Cup Hong Kong 2006 dan satu piala, Copa Liga Hong Kong di tahun 2006.
Dejan membantu Kitchee FC menuju babak kualifikasi AFC CUP 2008.
Dejan dinobatkan sebagai "Pelatih Terbaik 2006" dan juga ditunjuk sebagai pelatih Hong Kong League XI dalam turnamen bergengsi di Hong Kong, Carlsberg Cup.
Setelah meninggalkan Kitchee FC, klub sepak bola profesional pendatang baru di Hong Kong, TSW Pegasus FC menunjuk Dejan sebagai Manajer Tim & Direktur di Bidang Perkembangan Pemain Muda.
Dejan saat ini dipercaya untuk menjabat sebagai pelatih kepala Tim Nasional Hong Kong dalam persiapan untuk Babak Kualifikasi AFC Asian Cup 2011.

[sunting] Kehidupan Pribadi

Dejan menikah dengan wanita berkebangsaan Indonesia bersuku asli Manado, bernama Venna Tikoalu, pada tanggal 3 Juli 1999. Pasangan ini kemudian dikaruniai seorang anak pada tanggal 6 Februari 2001, yang kemudian mereka namai Stefan Antonic.

Selamat Jalan Coach


 


Arema memang sudah tidak lagi memakai jasa Milo. Pelatih Internasional yang sarat prestasi itu didepak oleh manajemen dengan alasan yang belum diumumkan secara resmi di media. Sebagai ganti, manajemen sudah menunjuk Antonic Dejan untuk membesut Noh Alamshah cs.
Meskipun sudah tidak lagi punya pengaruh di Arema. Nampaknya Milo masih merupakan tanggung jawab dari manajemen Arema dibawah PT Ancora Indonesia Rosources Tbk. Sebab dirinya masih terikat kontrak hingga akhir tahun dengan nilai kontrak di kisaran Rp. 700-900 juta. Karena itu manajemen bakal mencarikan Ancora klub baru untuk dilatihnya. "Sesuai rencana, Milo akan ditransfer ke klub lain" ujar media officer Arema.
Gaya Serius Coach Ketika Melatih
Tidak dipakainya Milo di Arema juga mementahkan isu sebelumnya dimana Milo bakal diberi jabatan Direktur Teknis Arema. Meskipun demikian pihak manajemen juga bakal mencarikan klub untuk Milo, namun terkait dengan kemana Milo bakal berlabuh, semuanya masih belum diketahui. "Kepastian klubnya, nanti bakal kami konfirmasikan lagi" ujar dia.
Isu yang bergulir sebelumnya, Milo bakal diperuntukkan untuk PSIS Semarang dan Persires Bali Devata, dua klub yang juga didanai oleh Ancora. Namun, sekali lagi isu itu mentok karena reputasi mentereng dan lisensi Pro A UEFA, sosok tenagah Milo tentu sangat percuma karena kedua klub binaan Ancora itu punya divisi yang rendah yaitu Divisi Utama. Sehingga isu yang mungkin mendekati kenyataan adalah Milo bakal dialihkan ke Persiba atau Persija Jakarta.
Milo sendiri mengaku pasrah terhadap situasi ini. Pelatih hebat yang tenaganya begitu disia-siakan karena konflik dualisme. "Saya tidak tahu, kamu tanyakan itu kepada Nunun dan Fanda saja. Aremania menginginkan saya, tapi Bos tidak menginginkannya" Kata Milo yang raut mukanya terlihat kecewa dengan situasi ini.
Kadangkala Berlatih Dengan Santai
Seperti yang diketahui, Milo melatih Arema setelah menolak tawaran gaji besar klub dari negeri Timur Tengah semacam Kuwait dan UEFA. Namun keputusan ke Indonesia harus berakhir tragis tanpa diberi waktu untuk membuat Arema berprestasi. "Arema tim besar, saya tertantang untuk memberikan prestasi kepada klub ini, dan ingin menyenangkan warga Malang dan Indonesia" kata dia waktu itu
Sosok yang pernah bermain di Liga Malaysia ini memang kadung lekat dengan Aremania. Strateginya yang mampu memadukan para pemain baru dan lama membuat dia juga diramalkan bakal meraih kesuksesan di Arema. Sehingga tak segan-segan gaya melatih Milo yang energik dan dekat dengan pemain itu menyematkan Milo sebagai sosok yang mirip Robert Rene Alberts
Selamat Jalan Coach....

Thursday, January 12, 2012

Resmi, Syamsir Alam Teken Kontrak Cs Vise


Akhirnya pemain muda Indonesia Syamsir Alam resmi dikontrak Cs Vise yang berlaga di divisi dua liga Belgia, teken kontrak sudah berlangsung sejak pekan lalu, Cs Vise mengontrak Syamsir Alam hingga Mei 2013

dikutip dari Goal.com : Alam akan mengenakan nomor punggung 77 bersama CS Vise dan dia berharap bisa menjadi sehebat Cristiano Ronaldo, bintang Real Madrid.

"Rasanya senang (setelah teken kontrak), apalagi kondisi fisik saya juga sudah membaik," ujar Alam kepada GOAL.com.

"Saya pilih nomor 77 karena nomor 23 sudah dimiliki pemain lain. Mudah-mudahan jadi dobel Cristiano Ronaldo dengan nomor 77," lanjutnya.

Mewakili tiga rekan lainnya dari Indonesia; Yericho Christiantoko (bek), Alfin Ismail Tuasalamony (bek) dan Yandi Munawar (striker); Alam berharap bisa meraih sukses bersama CS Vise.

"Dan pesan untuk Indonesia, doakan saja kami berempat dan jangan lupa follow twitter resmi Vise karena kalau sampai akhir Februari mencapai 2500 followers bisa mendapat hadiah kaos kami berempat dan akan diundi," tandasnya.

Alam kemungkinan sudah bisa dimainkan dalam lanjutakn divisi dua akhir pekan ini, berhadapan dengan Antwerp, Sabtu

Wednesday, January 11, 2012

Milo Cerita Tentang Kondisi Tim Kepada Irwan Santoso






Sore kemarin, Milomir Seslija ikut melatih performa dan kondisi Along, dengan melakukan game ringan. Seluruh pemain nampak enjoy melakoni game itu. Tidak ada kesan mereka mendapatkan beban yang sangat berat.

Usai latihan Irwan Santoso mengajak pemain untuk berkumpul di Gajayana, sedangkan Milo disuruh menunggu diluar. Tidak jelas apa yang diomongkan karena para pemain kelihatan menerima kertas yang diberi materei untuk dibaca dan dipahami pemain. Raut muka pemain juga berubah-rubah, senyum, ketawa hingga serius.

Usai bertemu dengan pemain, Irwan menemui Milo. Dan kesempatan ini dengan baik dimanfaatkan oleh Milo untuk berbicara banyak dengan manajer Arema itu. Berikut ini adalah petikan omongan dari Milomir Seslija
http://wearemania.net/images/berita/2012-01/2012_01_11_Milomir_Seslija_1.JPG

"Guys, saya tahu anda adalah manajer baru di tim ini, saya ingin cerita sedikit tentang Arema ini. Namun bolehkah saya tahu dari anda. Apakah yang engkau ketahui tentang Arema Indonesia klub yang anda manajeri?

Saya suka gaya anda, karena nampaknya anda begitu perhatian dengan tim ini, hujan-hujan anda menyempatkan melihat kami berlatih digajayana (sambil menepuk pundak Irwan Santoso). Ini Arema mister. Klub kebanggaan warga Malang dan Indonesia, punya atmosfer yang sangat fantastis, saya suka ini, dan inilah yang membuat saya tidak ambil pikir panjang untuk mengambil tawaran menjadi pelatih Arema. Sebelumnya saya mendapatkan tawaran untuk melatih di Arab Saudi dan Kuwait.

Ketika saya datang, saya mempunyai 22 pemain, kemudian banyak pemain seleksi datang dan menganggu program saya. Namun saya paham itulah karakter Klub Indonesia. Saya suka dengan pemain ini, mereka pemain yang mau bekerja keras, dan sekilas saya melihat banyak bakat terbaik ada di Arema (saya sendiri sudah menonton cara bermain tim Indonesia dan klub Indonesia).

Saya melatih mereka, apakah anda tahu perkembangan Arema ketika saya latih? Arema menunjukkan proses yang luar biasa bagus. Saya sendiri heran karena banyak tim yang saya latih tapi proses perkembangan tidak sebagus Arema, ada beberapa, tapi komponen kekeluargaan dari Arema yang bagus membuat saya semangat dan menularkan cara bermain bola dengan baik dan benar kepada mereka.

Tim Arema berjalan ke arah positif, kemampuan para pemain meningkat pesat. Saya tahu Arema adalah tim yang diisi oleh pemain juara dan runnerup kompetisi, tapi itu adalah sebagian pemain karena sebagain pemain lagi kemampuannya masih dibawah skuad juara. Dan saya berusaha menyamakan level kemampuan mereka.

http://wearemania.net/images/berita/2012-01/2012_01_11_Milomir_Seslija_2.JPG

1 bulan berjalan, saya berani targetkan kita bisa menjuarai Liga. Banyak yang bilang ini tidak mungkin, namun saya percaya ini sangat mungkin. Kamu lihat bagaimana perbedaan permainan pemain saya ketika di Solo dengan pemain Gurning? Hanya Legimin dan Faris yang bagus, sebab mereka baru saja pindah, namun secara keseluruhan mereka masih dibawah pemain-pemain saya. Sunarto yang awalnya divonis absen 10 minggu karena cedera, berkat Dule dia hanya menjalani masa cedera selama 5 minggu. Bermain lebih bagus daripada Jaya Teguh Angga. Anda lihat sendiri bukan?

Seperti yang saya bilang diawal tadi, target saya adalah juara. Sehingga kondisi tim secara teknis dan nonteknis adalah tanggung jawab saya. Apa benar misalnya anda sebagai orang yang diserahi tanggung jawab membiarkan orang lain mengacaukan segala konsentrasi yang telah engkau siapkan. Karena itu tentu saya tidak mengijinkan ada campuran pemain ketika pemain itu tidak dalam pengawasan saya lebih dari 2 minggu.

Pelatih sekelas Mou atau Ferguson tentu bakal setuju apa yang saya lakukan, namun saya bukanlah penguasa disini. Dan saya tidak tahu apa maksud dari manajemen Arema ini.

Arema ini punya potensi yang luar biasa bagus, bahkan saya berjanji akan ada pemain Arema di berbagai level timnas Indonesia saat ini. Sebagai bukti apakah anda lihat ada Aji Saka yang masuk timnas U21

Jika saya yang melatih saya target setiap laga adalah kemenangan, bukan sekedar bermain bagus untuk kemudian mengharapkan keberuntungan untuk memenangkan pertandingan.

Saya suka kepada Anak-anak karena ternyata mereka luar biasa punya prinsip yang sangat kuat, meski manajemen belum membayarnya mereka tetap bermain demi Arema, lambang singa di dada yang tentu merasuki mereka ketika bertandingan

Saya sedih ketika saya sudah mengumpulkan tim, memperbaiki gaya main mereka, menjadikan mereka lebih baik, namun saya tidak dibawa ke Solo. Terlepas itu anda sebagai manajer, bagaimanakan perasaan anda jika anda ada di posisi saya?"


Sang manajer Irwan Santoso pun tak banyak berkomentar atau menjawa pertanyaan yang dilontarkan oleh Milo. Dia sangat respek kepada palatih Bosnia itu. Dan sangat menghormati apa saja yang dihasilkannya untuk Arema.

Ketika ditanya wartawan tentang apa hasil dari pertemuannya dengan pemain, Irwan enggan berkomentar, mantan CEO klub LPI Semarang United ini cenderung mengumbar senyum tanpa membalas pertanyaan. ”Ke Mas Nunun saja (panggilan Noor Ramadhan), ke Mas Nunun ya, saya takut menyalahi aturan karena menyangkut kebijakan manajemen,” ujarnya seraya bergegas menuju mobil.

Friday, January 6, 2012

Solo Tempat Rekonsiliasi Pemain


  


2 bis yang membawa skuad Arema yang menuju Solo tadi Malam sudah tiba di hotel masing-masing. Skuad pimpinan Rigan Agachi menginap di Hotel Premier, sedangkan skuad Arema dibawah pimpinan Noh Alamshah berada di hotel Sultan. Kedua bis itu berangkat ke Solo atas biaya Ancora.
Dalam sesi coba lapangan, skuad Arema yang dipimpin oleh Gurning itu nampak masih sangat canggung dalam menyapa. "Tidak ada dua Arema di IPL, Arema itu satu, kami datang disini membawa nama Arema Indonesia, sehingga tidak benar kami terpisah" Kata Gurning memulai latihan sesi coba lapangan pada pukul 09-10.30 tadi, Jumat (6/12).
Kedua tim dipimpin oleh Gurning melakukan salaman-salaman, dan momen itulah yang selama ini jarang disaksikan karena kedua tim jika di Malang berlatih secara sendiri-sendiri. Dan stadion Manahan Solo menjadi tempat bertemu dan islah kedua kesebelasan. Sesi coba lapangan Arema

diikuti oleh 35 pemain. 18 pemain dari Along dan 17 pemain dari Gurning. Karena seragam warna merah yang disediakan terbatas. Arema memakai seragam kombinasi untuk menjalani latihan.
Dalam coba lapangan itu, pemain masih nampak canggung satu sama lain, maklum ke 35 pemain itu belum pernah berlatih bersama. Hanya 8 pemain yang sempat bergabung bersama Along cs untuk berlatih.
Sama seperti Persija, Arema nampak berkonsentrasi untuk melatih finishing. Ada 4 Striker yang nampak melakukan kerjasama satu sama lain untuk menyelesaikan peluang, Along, Darius, Jaya Teguh Angga, dan Pedro Cesar.
Dari 35 pemain itu, nanti bakal dipilih 18 pemain untuk dimasukan ke Daftar Susunan Pemain (DSP) yang akan menghadapi Persija. Hingga berita ini diturunkan, siapa saja yang masuk masih dirahasiakan oleh Gurning.
Manajer baru yang ditunjuk oleh manajemen Arema, Irwan mengatakan jika pihaknya sudah melakukan pendekatan kepada Along cs. Pendekatan ini diperlukan untuk satu kesatuan dan persamaan misi di Arema. "Arema IPL adalah satu, tidak ada dua, hanya miskomunikasi diantara kita saja yang membuat jadi dua."
FOTO-FOTO

Along Cs Tiba Lebih Dulu

Saling Salaman

Dendi Santoso dan Ronny nampak tersenyum

Ini Bukan Senam Coy

Abdurrahman Gurning

Dendi Santoso memberikan operan lambung

Sunarto beraksi kecepatan

Ridhuan menggiring bola

Alfarisi memberikan operan

Musafri memberikan operan